Sabtu, 28 Desember 2013
Ini nama 18 korban meninggal kecelakaan maut Probolinggo
Association : - Korban tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Curah Tulis, Kecamatan Tongas, Probolinggo, Jawa Timur, hingga malam ini sebanyak 18 orang. Sementara 14 orang lagi mengalami luka-luka, dan sedang dirawat di rumah sakit.
"Korban meninggal bertambah tiga orang. Ketiga korban meninggal saat mendapat perawatan di rumah sakit. Jadi sekarang total ada 18 orang yang meninggal dunia," terang Kapolresta Probolinggo AKBP Iwan Setiawan, Sabtu malam (28/12).
Ke-18 korban meninggal dunia akibat kecelakaan yang melibatkan truk Fuso gandeng Nopol P 8568 UL dan mobil pikap Mitsubishi T120 SS warna hitam Nopol B 2625 XCU tersebut adalah warga Desa Sumurmati, Kecamatan Sumberasih.
Mereka adalah, Nurhayati (30) dan anaknya Anila (2), Indama (32), Halima (28), Luluk Mukaromah (30), Bahrom (60), Jumati (32), Erna (32) dan Slamet (40) sopir pikap. Sementara lima orang dari Desa Mentor: Sindro (40) dan anaknya Indah (5), Soleha (50), Leli (30), dan Kasila (42). Serta Sudarmi (40) warga Desa Jangur, Kecamatan Sumberasih.
Sedangkan tambahan tiga korban meninggal saat mendapat perawatan dari tim medis adalah Muhammad (40) warga Jangur yang sebelumnya mengalami patah tulang dan luka di bagian kepalanya, Leli dan Salamah (20) warga Mentor.
Diberitakan sebelumnya, benturan keras terjadi antara truk gandengan bermuatan tepung dan pikap di Jalan Raya Curah Tulis, Tongas atau tepatnya di Km 36. Pikap yang mengangkut 29 penumpang itu, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur ke barat atau dari Probolinggo menuju Pasuruan.
Kemudian, saat hendak menyalip kendaraan jenis Xenia di depannya, dan sudah berada di lajur kanan, dari arah berlawanan muncul truk gandeng bermuatan tepung. Tabrakan pun tak terhindarkan. Penumpang pikap terlempar keluar bak.
Rabu, 25 Desember 2013
PBB: Ada lima kali serangan senjata kimia di Suriah
Association : Laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dirilis kemarin menyebutkan sedikitnya sudah lima kali serangan menggunakan senjata kimia dilancarkan di Suriah.
"Misi PBB menyimpulkan senjata kimia telah digunakan selama konflik di Suriah yang masih berlangsung," kata laporan PBB seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Jumat (13/12), dikutip dari kantorberita AFP.
Para ahli yang merilis laporan PBB itu mengatakan penggunaan gas sarin digunakan pada empat insiden.
Laporan PBB disampaikan kepada Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon itu dipresentasikan oleh Ake Sellstrom, kepala tim ahli senjata kimia. Laporan itu sudah disebarkan kepada negara-negara anggota Dewan Keamanan dan akan disampaikan oleh Ban pada Majelis Umum PBB hari ini.
Ketika menerima laporan itu, Ban mengatakan penggunaan senjata kimia adalah pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan melawan kemanusiaan.
"Kita harus tetap waspada untuk memastikan senjata mematikan ini dimusnahkan, tidak hanya di Suriah, tapi juga di tempat lain di mana pun," kata Ban.
Lawrence Edward Page
Nama Lengkap : Lawrence Edward Page
Alias : Larry Page
Profesi : -
Tempat Lahir : Lansing
Tanggal Lahir : Senin, 26 Maret 1973
Zodiac : Aries
Istri : Lucinda Southworth
Association : Lawrence Edward "Larry" Page adalah salah satu pendiri dari mesin pencari internet Google. Saat ini ia adalah presiden produk pada Google Inc.
Larry Page lahir di East Lansing, Michigan. Ayahnya, Carl Page, mendapatkan gelar Ph.D. dalam ilmu komputer pada tahun 1965 ketika bidang itu dianggap sebagai "pelopor dalam ilmu komputer dan kecerdasan buatan." Baik dia dan ibu Larry Page, Gloria, adalah profesor ilmu komputer di Michigan State University. Ibu Larry Page adalah Yahudi namun dia dibesarkan tanpa agama.
Larry Page mengenyam pendidikan di Okemos Montessori School yang sekarang disebut Montessori Radmoor di Okemos, Michigan pada tahun 1975-1979, dan lulus dari East Lansing High School pada tahun 1991. Beliau meraih gelar Bachelor of Science dalam teknik komputer dari Universitas Michigan dengan pujian dan Master of Science di bidang ilmu komputer dari Universitas Stanford. Sementara di Universitas Michigan, Page menciptakan "sebuah printer inkjet yang terbuat dari batu bata Lego" (sebenarnya plotter line), dan ia juga menjabat sebagai presiden kehormatan kelompok Eta Kappa Nu pada musim gugur 1994, dan merupakan anggota dari "Maize & Blue" dalam tim Solar Car di University of Michigan.
Ketika menjadi seorang siswa di program Ph.D. ilmu komputer Universitas Stanford, Page bertemu Sergey Brin. Pada awalnya mereka merasa tidak cocok. Hal ini disebabkan karena ketidakcocokan mereka terhadap setiap topik yang dibicarakan. Namun, pada akhirnya mereka memiliki ketertarikan yang sama yaitu mengenai mesin pencari (search engine). Bersama, mereka menjalankan mesin pencari Google, yang mulai beroperasi pada 1998.
Google didasarkan pada teknologi PageRank yang telah dipatenkan, yang mendasarkan pada struktur link-link antar situs web untuk menentukan peringkat suatu situs tertentu. Page masih tetap on leave dari program Ph.D.
Ketika di universitas, dia membuat mesin cetak inkjet dari potongan-potongan balok Lego. Page menjalankan Google sebagai presiden bersama dengan Brin sampai 2001, ketika mereka merekrut Eric Schmidt untuk menjadi ketua umum dan CEO Google. Page sekarang menjalankan Google sebagai tritunggal bersama dengan Brin dan Schmidt.
Menurut Forbes, Page mempunyai perkiraan kekayaan bersih sebesar 12,8 milyar US Dollar. Hal ini membuatnya orang nomor 27 terkaya di dunia. Pada September 2005 dia dan pendiri Google lainnya, Sergey Brin, membeli sebuah pesawat penumpang yang sangat besar, sebuah Boeing 767, untuk penggunaan pribadi mereka.
Page adalah investor aktif di perusahaan energi alternatif, seperti Tesla Motors, yang mengembangkan Tesla Roadster, sebuah kendaraan listrik dengan rentang baterai 244 mil (393 km). Dia terus berkomitmen untuk mendukung teknologi dengan energi terbarukan, dan dengan bantuan dari Google.org, lengan filantropis Google, Page menyarankan adopsi plug-in mobil listrik hibrida dan investasi energi alternatif lainnya.
Pada tahun 2002, Page, bersama dengan Sergey Brin, ditunjuk untuk menjadi MIT Technology Review TR100, sebagai salah satu dari 100 inovator terbaik di dunia di bawah usia 35.
Aventador 'ngambek' akibat kena macet di Jakarta
association : - Sebuah supercar jebolan Italia, Lamborghini Aventador LP700-4 Roadster dengan nomor polisi B 8 DCI tiba-tiba 'ngambek' dan berhenti di jalan Tol Dalam Kota. Kabarnya, mobil super berwarna hijau itu mogok saat sedang konvoi menuju SCBD dari Kelapa Gading.
Peristiwa yang terjadi minggu lalu tersebut diketahui dikarenakan mesin Lamborghini yang overheat alias terlalu panas yang sampai menyebabkan asap mengepul dari balik kap mesin. Nampaknya mesin mobil yang memang dirancang untuk melesat dalam kecepatan tinggi tersebut tak cocok saat musti berjalan pelan di padatnya jalanan ibukota
Si pengemudi Lamborghini 'apes' yang tak diketahui namanya itu langsung menumpang ke dalam mobil Ferrari warna merah yang rupanya kemungkinan juga mengikuti konvoi yang sama. Sementara Lamborghini miliknya harus diangkut kedalam mobil pengangkut sebelum diarahkan ke bengkel untuk mendapatkan perbaikan.
Sebagai catatan ; sebuah Lamborghini Aventador memiliki dapur pacu yang ditenagai oleh mesin V12 berkapasitas 6.5 liter. Satu unit mobil asal Italia ini di Indonesia dibanderol dengan harga termurah Rp 9 miliaran.
Senin, 23 Desember 2013
Walter Reed
Nama Lengkap : Walter Reed
Alias : No Alias
Profesi : Politisi
Tempat Lahir : Saint-Cl�ment, Quebec
Tanggal Lahir : Senin, 22 Februari 1869
Zodiac : Pisces
Warga Negara : Kanada
Istri : Léa Champagne
BIOGRAFI
Walter Reed adalah seorang tokoh politik dan kontraktor konstruksi berkebangsaan Kanada. Ia bergabung dengan Partai Liberal Quebec, sebuah partai politik federal di Quebec yang mendukung peran dominan pemerintah dalam sektor ekonomi sehingga partai ini juga bersifat sosialis. Partai ini merupakan oposisi dari Partai Konservatif milik pemerintah. Karirnya di bidang politik adalah sebagai anggota legislatif Quebec melalui partai tempat ia bernaung.
Reed lahir di Saint-Clément, Quebec pada 22 Februari 1869. Ia adalah putra pasangan William Reed dan Vitaline Langevin. Orangtua Reed menyekolahkannya di Beauharnois.Sebelum menjadi anggota legislatif Quebec, Reed terlebih dahulu bekerja di dewan kota Maisonneuve selama empat tahun, yaitu mulai tahun 1901 hingga 1904. Ia menaiki tangga jabatan yang lebih tinggi karena setelahnya, ia menduduki posisi sebagai walikota sejak 1905 sampai 1907.
Tahun 1908, Reed mulai melebarkan sayapnya ke dewan legislatif Quebec (Assemblee Legislative du Quebec) mewakili L'Assomption. Dewan ini merupakan lembaga kelas dua dari fungsi lembaga legislatif Quebec sebelum pada Desember 1968 namanya berubah menjadi Dewan Nasional Quebec. Sejak menjadi anggota dewan, ia tinggal di L'Assomption bersama seorang wanita yang dinikahinya, Léa Champagne hingga tahun 1935.
Tahun 1935 ketika masa baktinya telah berakhir, Reed kembali mencoba peruntungan di dunia politik dengan mencalonkan diri lagi sebagai anggota dewan. Namun, ternyata pesaingnya dalam pemilihan tersebut berhasil mengunggulinya sehingga ia harus meninggalkan gedung parlemen yang selama 27 tahun telah menjadi rumah kedua baginya.
Tidak ada kabar selanjutnya mengenai karir Reed di dunia politik. Reed menghembuskan nafas terakhir di Montreal pada Januari 1945 ketika ia berusia 75 tahun. Jenazah Reed dimakamkan di L'Assomption.
Masih Berusia 12 Tahun, Bocah Ini Sukses Jadi CEO Perusahaan Dasi

Jakarta - Untuk meraih kesuksesan tak perlu menunggu usia yang matang. Seperti bocah satu ini yang bernama Moziah Bridges. Masih berumur 12 tahun, ia sudah sukses menjadi CEO di perusahaan dasi kupu-kupu yang juga miliknya, Mo's Bows.
Mo's Bows berbasis di Memphis, Tennessee, Amerika Serikat. Mo --sapaan akrab Moziah-- menjalani bisnis ini karena ia senang dengan dasi kupu-kupu.
"Dasi kupu-kupu membuat saya terlihat baik dan nyaman. Fashion item ini seperti memiliki daya tarik sendiri buat saya," ungkap Mo, seperti dikutip dari Uptown Magazine.
Awal mula Mo mengenakan dasi kupu-kupu itu sewaktu ia pergi ke sebuah acara formal di playground tetangganya. Iapun mulai belajar menjahit dengan sang nenek untuk membuat dasi kupu-kupu dengan berbagai macam motif dan warna.
Lama kelamaan, Mo mulai mahir. Dasi yang sudah jadi, tak hanya ia kenakan sendiri. Beberapa di antaranya dijual. Ternyata, banyak yang menyukai karyanya itu. Sampai akhirnya, Mo mendirikan usaha dasi kupu-kupu tersebut. Ia bahkan punya gerai dasi sendiri.
Berbagai dasi dipamerkan di sana dan pengunjung bebas memilih. Mo sering tampak hadir dan berinteraksi dengan pelanggannya.
Ada karakter unik di setiap hasil karya Mo. Ia selalu menyelipkan karakter anak-anak. Alhasil, dasinya itu penuh warna. Motifnya pun bervariasi, seperti kartun, garis, kotak, not balok, dan huruf-huruf besar.
Mo pun menamai dasi-dasinya dengan sebutan yang lucu, seperti GI Bo. Desain milik Mo membutikan bahwa dasi kupu-kupu tak hanya serasi dikenakan orang dewasa, tapi juga cocok untuk anak-anak.
Hanya membuat dasi, rupanya tak membuat Mo puas. Ia juga berniat membuka usaha di bidang fashion lainnya. "Saya berencana kuliah di Parsons School of Design di New York City dan ingin memiliki perusahaan retail pada usia 20 tahun," jelas Mo yang memulai usaha Mos' Bows diusia sembilan tahun.
CIA Bantu Kolombia Bunuh Pimpinan Pemberontak

CIA, dinas intelijen Amerika Serikat, telah melakukan operasi rahasia guna membantu membunuh sedikitnya 24 pemimpin FARS, kelompok pemberontak di Kolombia. Demikian laporan Wahington Post seperti dilansir Al Jazeera, Senin, 23 Desember 2013.
Harian AS ini melanjutkan, program rahasia CIA yang diluncurkan pada 2000, diduga telah disetujui oleh presiden sebelumnya George W Bush. "Pogram itu dilanjutkan oleh Presiden Barack Obama," tulis Washinton Postsetelah mengutip hasil wawacara dengan lebih dari 30 pejabat berwenang di AS dan Kolombia.
Program rahasia itu dilakukan dengan dua jalan. Pertama, AS menyiapkan informasi intelijen untuk mengetahui posisi para pemimpin FARS melalui petunjuk navigasi satelit khusus. Kedua, mengubah bom standar menjadi bom pintar dengan daya ledak tinggi.
"Operasi intelijen itu terbukti atas kematian orang nomor dua FARS, Raul Reyes, yang ditemukan dan tewas pada 2008," tulis Post.
Berbicara kepada Al Jazeera, Robert Grenier, bekas pejabat kontra intelijen di CIA mengatakan dia tak bisa membenarkan informasi tersebut. Tetapi, dia menerangkan, AS tidak menggunakan metode ini lagi. "Metode ini digunakan di Afganistan dan di sini (Kolombia)."
Langganan:
Komentar (Atom)






